Showing posts with label mempelajari seputar anak. Show all posts
Showing posts with label mempelajari seputar anak. Show all posts

Saturday, February 6, 2016

Membuat Anak Tersenyum

Sumber gambar
Memiliki anak adalah sebuah anugerah yang tidak bisa kita gantikan dengan harta apa pun. Karena anak adalah rejeki yang diberikan Allah. Setiap nikmat yang diberikan oleh Allah, kita patut bersyukur dan berterima kasih. Baik nikmat sehat, nikmat sempat, nikmat harta, nikmat keluarga, dan sebagainya. Dan tentunya, hidup ini harus dilalui dengan kebahagiaan. 
-
Saya meyakini bahwa hidup hanya sekali, dan kehidupan ini harus kita isi dengan kebahagiaan. Setiap orang pasti tidak mau melalui kehidupannya dengan kesedihan. Makanya, ketika setiap keluarga di karuniai anak bagaimanapun bentuknya, sifatnya haruslah tetap bersyukur. Dan cara bersyukur yang lain adalah senantiasa membuat anak bahagia. 
-
Saya jamin, ketika anak kita selalu tersenyum dan bahagia pasti kita juga ikut bahagia. 
Walaupun kita tengah sedih, kalau ada anak yang tertawa pasti kita jadi ikut tertawa. Makanya, ibadah to kalau kita membahagiaakan orang lain. Yuk, sama-sama kita mulai dengan membuat kebahagiaan di lingkungan keluarga kita. Dan yang sudah memiliki anak atau keponakan, rajin-rajinlah membuat mereka tersenyum :)
-
Berikan kasih sayang kita kepada mereka...

Monday, February 1, 2016

Anak dalam Perspektif Islam

Sumber Gambar
Anak dalam kacamata Al Qur'an Kata “anak” dalam Ensiklopedi hukum Islam didefinisikan sebagai orang yang lahir dalam rahim ibu, baik laki-laki maupun perempuan atau khunsa yang merupakan hasil persetubuhan dua lawan jenis. Menurut sumber ini, pengertian anak semata-mata dinisbatkan pada konteks kelahiran dan posisinya sebagai seorang laki-laki atau perempuan. Al Qur’an sendiri mendefinisikan anak dengan istilah yang beragam. 
-
Term-term tersebut akan diuraikan sebagai berikut: 
 1. al-walad. 
Al Qur’an sering menggunakan kata al-walad untuk menyebut anak. Kata al-walad dengan segala bentuk derivasinya terulang Al Qur’an sebanyak 65 kali. Dalam bahasa Arab kata walad jamaknya awlad, berarti anak yang dilahirkan oleh orangtuanya, baik berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan, besar atau kecil, baik untuk mufrad (tunggal), tatsniyah (dua) maupun jama’ (banyak). Karenanya, jika anak belum lahir, berarti ia belum dapat disebut sebagai al-walad atau al-mawlud, melainkan al-janin, yang secara etimologis terambil dari kata janna-yajunnu, berarti al-mastur dan al-khafiy yakni sesuatu yang tertutup dan tersembunyi (dalam rahim sang ibu).