Showing posts with label definisi anak. Show all posts
Showing posts with label definisi anak. Show all posts

Wednesday, February 3, 2016

Mendidik Anak Sejak Dini

Dini, nama seorang anak perempuan. Kenapa bukan laki-laki? Pertanyaan itu jarang muncul dibenak kita. Betul? Yap. Dalam penamaan, masyarakat sudah terkotak-kotak dengan tradisi atau kebiasaan pada umumnya. Apabila baik itu feminim atau maskulin suatu anak bisa dilihat di antaranya dari namanya. Pasti, ketika anak kita lahir kita ingin menamakannya dengan nama yang baik bukan?
Dalam agama Islam pun, ada anjuran dalam penamaan seorang anak. Nama anak harus mengandung arti yang baik. Jangan sampai ketika kita memiliki anak, kita menamakannya dengan nama yang "buruk". Misalkan, ada seorang anak perempuan lahir dan kita menamakannya rumit . Pasti tidak!
Pasti setiap orang tua menginginkan anaknya kelak menjadi anak yang berbakti dan berguna. Seperti halnya makna dari penamaan seorang anak.
-
Hal tersebut sudah menjadi kebiasaan tersendiri bagi

Monday, February 1, 2016

Anak dalam Perspektif Islam

Sumber Gambar
Anak dalam kacamata Al Qur'an Kata “anak” dalam Ensiklopedi hukum Islam didefinisikan sebagai orang yang lahir dalam rahim ibu, baik laki-laki maupun perempuan atau khunsa yang merupakan hasil persetubuhan dua lawan jenis. Menurut sumber ini, pengertian anak semata-mata dinisbatkan pada konteks kelahiran dan posisinya sebagai seorang laki-laki atau perempuan. Al Qur’an sendiri mendefinisikan anak dengan istilah yang beragam. 
-
Term-term tersebut akan diuraikan sebagai berikut: 
 1. al-walad. 
Al Qur’an sering menggunakan kata al-walad untuk menyebut anak. Kata al-walad dengan segala bentuk derivasinya terulang Al Qur’an sebanyak 65 kali. Dalam bahasa Arab kata walad jamaknya awlad, berarti anak yang dilahirkan oleh orangtuanya, baik berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan, besar atau kecil, baik untuk mufrad (tunggal), tatsniyah (dua) maupun jama’ (banyak). Karenanya, jika anak belum lahir, berarti ia belum dapat disebut sebagai al-walad atau al-mawlud, melainkan al-janin, yang secara etimologis terambil dari kata janna-yajunnu, berarti al-mastur dan al-khafiy yakni sesuatu yang tertutup dan tersembunyi (dalam rahim sang ibu).